Insiden pesawat Malaysia Airlines MH17 membawa 295 penumpang dari Ibu Kota Amsterdam, Belanda, ke Ibu Kota Kuala Lumpur, Malaysia, membuat banyak maskapai mencari jalur aman lain. Kontrol lalu lintas udara menjadi sedikit kacau, sibuk, dan penuh seperti diperlihatkan pada foto di atas.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (18/7), bagian kosong itu memperlihatkan wilayah perbatasan Ukraina-Rusia menjadi tempat jatuhnya Malaysia Airlines sebab diterjang roket entah milik siapa. Meski ada pengakuan dari pihak pro-Rusia namun banyak orang belum yakin lantaran pemberontak sipil itu tidak memiliki peralatan canggih seperti roket yang menghantam MH17.

Maskapai yang memutar itu termasuk British Airways, KLM, Virgin Atlantic, dan masih banyak lagi. Pengontrol lalu lintas Eropa, Eurocontrol juga menyerukan agar pesawat komersil untuk sementara menghindari daerah konflik.

Situs pelacakan jalur pesawat Flightradar24 menunjukkan lalu lintas udara menjauh seluruhnya dari wilayah udara Ukraina sebelum ada kepastian keamanan. Juru bicara British Airways mengatakan satu-satunya penerbangan mereka melintasi wilayah itu yakni penerbangan harian antara Kota Heathrow ke Ibu Kota Kiev.

“Layanan ini jauh beberapa ratus kilometer dari kejadian jadi kami merasa aman,” ujar mereka. Sementara maskapai Delta berkicau di akun Twitter milik mereka intinya membatalkan penerbangan dengan rute melewati wilayah udara Ukraina.