EQUITYWORLD FUTURES – Line akan melalukan penawaran saham umum perdana alias initial public offering (IPO) pada 14 Juli 2016 mendatang.

Bursa dibuka di dua kota sekaligus, yakni Tokyo dan New York.

Dua hari menjelang IPO, Line mengungkap target nominal dana segar yang bakal diraup.

EQUITYWORLD FUTURES : Layanan instant messaging tersebut berharap bakal mengantungi 1,3 miliar dollar AS atau setara Rp 17 triliun.

Nilai itu adalah yang terbesar untuk IPO perusahaan teknologi tahun ini. Pada patokan tersebut, kapitalisasi pasar saham Line ditaksir mencapai 6,9 miliar dollar AS atau setara Rp 90 triliun.

Jika dijabarkan, patokan IPO Rp 17 triliun diraup dari penjualan 35 juta lembar saham oleh Line pada 14 Juli nanti. Tiap lembar dihargai 3.300 yen atau senilai Rp 422.000-an.|

Selain itu, Line juga bakal menyebar 5.25 juta lembar saham greenshoeatau penjualan saham bila permintaan berlebih, sebagaimana dilaporkan Bloomberg dan dihimpun KompasTekno,  Selasa (12/7/2016).

“Ada banyak harapan untuk masa depan Line sebagai platform media,” kata analis dari Ichiyoshi Institute, Hiroshi Naya.

“Line telah memapankan diri sebagai layanan yang digunakan masyarakat dalam komunikasi sehari-hari,” ia menambahkan.

Saat ini, tak kurang dari 218 juta netizen mengakses Line secara aktif tiap bulannya. Pasar paling dominan yang berkontribusi pada angka itu adalah Jepang, Taiwan, dan Thailand.

Selanjutnya, dengan membuka bursa di dua tempat (lokal dan global), Line berharap bisa mengukuhkan diri di pasar global yang lebih luas. – Equity world Futures