EQUITYWORLD FUTURES – Tawaran harga saham divestasi Freeport Indonesia 10,64 persen seharga 1,7 miliar dollar AS terus menjadi polemik. Lantaran tawarannya kelewat mahal, banyak yang menyarankan agar pemerintah membeli langsung saham sang induk Freeport-McMoRan Inc. yang kini murah.

Anggota DPR Komisi VII Ramson Siagian saat rapat dengan pendapat dengan Menteri ESDM Sudirman Said, Senin (25/1/2016) menyebut, dengan uang 1,7 miliar dollar AS, Pemerintah Indonesia bisa mengantongi saham Freeport-McMoRan Inc sekitar 40 persen, hampir mayoritas.

Merujuk harga saham Freeport McMoran, Jumat (22/1/2016) pekan lalu, kapitalisasi saham Freeport McMoran di New York Stock Exchange hanya 4,55 miliar dollar AS. (baca juga: Terlilit Utang, Harga Saham Freeport Terus Melorot)

Ia menilai tawaran Freeport Indonesia seharga 1,7 miliar dollar AS setara dengan kapitalisasi sebesar 16,2 miliar dollar AS .

“Freeport McMoran di Amerika Serikat mengalami penurunan harga saham begitu tajam, market value Freeport Mcmoran anjlok,” ujarnya, Senin (25/1/2016).

Harga saham FCX (22/1/2016) hanya 3,9 dolla AS per saham. Ramson memaparkan, jika Pemerintah Indonesia bisa menguasai 40 persen saham Freeport McMoran, otomatis pemerintah bisa mengatur saham Freeport Indonesia.

“Dengan 40 persen  semua keputusan strategis bisa dipengaruhi pemegang saham,” ungkapnya.

Hanya saja, hal yang membuat saham FCX masih bertengger di kisaran 3,9 dollar AS per saham lantaran saat itu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said berjanji untuk memperpanjang kontrak Freeport Indonesia sampai 2041 melalui surat yang ia kirim langsung ke Freeport McMoran.

“Reaksi publik termasuk Rizal Ramli menyerang Menteri ESDM, pengaruh di market harga saham Freeport McMoran seharusnya bisa menurun drastis, apalagi ada penolakan publik dan pengamat,” tandasnya.

Menanggapi ini, Menteri ESDM Sudirman Said mengaku, harga saham Freeport McMoran memang lebih murah dibandingkan dengan harga saham Freeport Indonesia. Sayangnya Peraturan Pemerintah (PP) tidak mengatur mengenai pembelian induk usaha.

“PP hanya mengatakan divestasi untuk Freeport Indonesia saja,” terangnya.

Namun, bisa saja jika Kementerian BUMN atau BUMN ingin melakukan pembelian saham Freeport McMoran.

“Yang menjadi tugas Kementerian ESDM adalah Kami akan meminta harga serendah-rendahnya, apabila pemerintah yang ambil, karena kami pihak yang menawar,” ungkap dia.

Sekretaris Perusahaan PT Aneka Tambang (Antam), Tri Hartono menyatakan, pembelian saham FCX bisa saja menjadi opsi. Ia menegaskan, kalau pemerintah memang memberikan penugasan kepada Tim Konsolidasi BUMN Pertambangan untuk melaksanakan ini, maka siap jalan.