EQUITYWORD FUTURES – Wayan Mirna Salihin (27) meregang nyawa di depan mata teman-temannya sendiri. Jessica Kumala Wongso, temannya, diduga menaruh racun sianida dalam es kopi Vietnam Mirna saat berjumpa di Cafe Olivier, Grand Indonesia, Rabu (6/1/2016) sore.

Bersama Jessica dan Mirna, ada pula Hani Juwita Boon yang turut serta ikut dalam pertemuan yang sudah direncanakan tersebut. Ketiganya, bersama satu teman lainnya, Vera, memang sudah berniat untuk temu kangen di Cafe Olivier.

Mereka kuliah di tempat yang sama Billy Blue College, Sydney, Australia, sekitar delapan tahun lalu.

Tak kenal dekat

Keempatnya tidak bertemu dalam satu waktu. Jessica lebih dulu mengenal Hani. Setelah itu baru Mirna berkenalan dengan Jessica.

“Hani itu lebih kenal dengan Jessica daripada Mirna,” kata Edi Dermawan Salihin, ayah dari Wayan Mirna dalam acara AIMAN di Kompas TV, Senin (8/2/2016).

Jessica sendiri mengakui hal itu dalam wawancara dengan salah satu stasiun televisi swasta. Menurut Jessica, dia tidak terlalu dekat dengan Mirna selama di Australia.

“Tapi kita tidak pernah sampai sahabat baik dan curhat. Tidak pernah,” kata Jessica.

Jessica dan Mirna juga hanya bertemu di beberapa tempat seperti kampus dan saat ada janjian. Di Australia, Mirna dan Jessica juga tidak tinggal di satu tempat yang sama.

“Kita kebanyakan main-main saja. Pergi ke mal, makan di kafe. Hal-hal yang dilakukan anak kuliah,” kata Jessica.

Malas bertemu

Kendati sebagai teman, Mirna dan Jessica ternyata memiliki hubungan yang berbeda. Dermawan menceritakan saat di Australia, anaknya kerap kali malas bertemu dengan Jessica.

“Misalnya, ‘Rif, lu temenin gue yuk, gue lagi mau ketemu sama Jessica.’ ‘Kenapa? biar aja cewek-cewek.’ ‘Enggak ah lu temenin gue’,” kata Dermawan.

Jessica dan Mirna disebut Dermawan tak pernah jalan berdua. Salah satunya karena Mirna merasa Jessica memiliki sifat yang aneh.

“Kadang-kadang ngajak Sendy, Hani. Enggak pernah mereka pergi sendiri. Dia enggak pernah jawab kenapa. Dia cuma bilang ‘enggak sreg, anehlah sifatnya, kadang-kadang baik sama gue’,” kata Dermawan.

Bahkan, hal ini terulang pada pertemuan di Kafe Olivier pada Rabu 6 Januari 2016 silam. Mirna yang datang diantar Arief tak lantas bertemu. Ia menunggu Hani untuk pergi bersama-sama bertemu dengan Jessica yang lebih dulu berada di Kafe Olivier.

Menghilang empat tahun

Hubungan keempatnya sempat renggang, termasuk Mirna dan Jessica. Menurut Dermawan, Mirna dan Jessica tidak berkomunikasi selama empat tahun belakangan.

“Jessica menghilang selama empat tahun dan hidup sama bule,” kata Dermawan.

Selama itu, Jessica dan Mirna tak berhubungan satu sama lain. Mirna kembali ke Indonesia dan masih berhubungan dengan Arief Sumarko, pria yang akhirnya menikahi Mirna.

Setelah beberapa lama tak bertemu, Jessica kemudian mulai mencari Mirna lagi. Mereka kemudian bertemu pada Desember 2015. Setelah itu, keduanya kembali bertemu di Kafe Olivier pada Rabu 6 Januari 2016. Di tempat itulah Mirna diracun.

“Delapan tahun berteman sama Jessica fine aja. Tapi kenapa pas nikah Jessica nyari Mirna, dia bunuh itu Mirna?” kata Dermawan. aja. Tapi kenapa pas nikah Jessica nyari Mirna, dia bunuh itu Mirna?” kata Dermawan.