Tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 yang diduga akibat dirudal tentara Ukraina, masih menyisakan kesedihan. Terutama bagi keluarga Warga Negara Indonesia (WNI) yang kebetulan berada dalam penerbangan rute Amsterdam-Kuala Lumpur tersebut.

Rudal yang menghantam pesawat penerbangan sipil melahirkan kekhawatiran pengguna jasa penerbangan ke Eropa yang selama ini melintasi wilayah Ukraina dan Rusia.

Belum lama ini, Garuda Indonesia menggarap penerbangan langsung (direct flat) dari Jakarta ke Amsterdam dan sebaliknya. Namun pihak Garuda menegaskan, rute penerbangan dari dan menuju Amsterdam aman.

“Garuda Indonesia yang melayani rute penerbangan dari Amsterdam ke Jakarta tidak melewati Ukraina,” ujar Corporate Communication Pujobroto melalui siaran pers yang diterima merdeka.com, Jumat (18/7).

Penerbangan Garuda Indonesia dari Amsterdam ke Jakarta melalui jalur penerbangan Amsterdam-Budapest (Hungaria) – Istanbul (Turki) – Kuwait -Dubai (Uni Emirat Arab) – Muscat (Oman) – India-Srilanka – Jakarta.

“Sama sekali berbeda dengan jalur penerbangan melalui Ukraina,” jelasnya.

Sebelumnya, Pesawat Malaysia Airlines Boeing 777 rute Amsterdam-Kuala Lumpur jatuh di wilayah Ukraina. Pesawat dengan kode penerbangan MH17 itu membawa 280 penumpang dan 15 kru.

Berikut kronologi jatuhnya pesawat:

Kamis 17 Juli

00.00 Jadwal keberangkatan MH17 dari bandara Schippol di Amsterdam.

00.15 Pesawat lepas landas dari bandara Amsterdam dengan membawa 280 penumpang dan 15 kru.

10.15 MAS menerima pesan dari Pusat Kendali Lalu Lintas Udara Ukraina yang kehilangan kontak dengan MH17 sekitar 30 KM dari Tamak, atau sekitar 50 KM dari perbatasan Ukraina dengan Rusia.

11.30 MH17 diduga jatuh. MAS mengeluarkan pernyataan lewat Twitter “Malaysia Airlines kehilangan kontak MH17 dari Amsterdam. Posisi terakhir di wilayah udara Ukraina. Detil selanjutnya setelah ini.”

11.40 Kantor berita Interfax menulis pesawat MH17 jatuh tertembak saat terbang pada ketinggian 10 KM di wilayah udara Ukraina.

Kementerian Dalam Negeri Ukraina juga mengeluarkan pernyataan semua penumpang dan kru meninggal dunia.

Igor Strelkov, komandan militer separatis pro Rusia menyampaikan di media sosial bahwa pasukan pemberontak menembak jatuh Antonov An-26, pesawat yang sering digunakan pasukan Ukraina di wilayah yang sama.

Jumat 18 Juli

12.03 Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk memerintahkan investigasi.

12.05 Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya terkejut atas laporan pesawat jatuh. Lewat twitter dia menambahkan bahwa Malaysia akan melaksanakan investigasi.

12.18 Pejabat Ukraina di lokasi menyampaikan bahwa 100 mayat ditemukan di lokasi dan dibawa ke wilayah 15 KM dari lokasi kecelakaan.

12.30 Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengeluarkan pernyataan bahwa pemberontak menembak jatuh MH17 menggunakan rudal darat ke udara. Pemimpin pemberontak menyatakan sebaliknya bahwa Ukraina yang menembak jatuh pesawat. Militer Ukraina membantah pernyataan ini.

Presiden Rusia Vladimir Putin berbincang lewat telepon dengan Presiden AS Barack Obama soal kecelakaan ini.

12.45 Lokasi pesawat jatuh diketahui adalah Grabovo dekat Donetsk.