Untuk bertahan hidup di Bulan, kebanyakan astronot akan membuat sebuah pos-pos tertentu. Bangunan-bangunan ini juga rentan terhadap serangan dari alam semesta berupa meteor atau sinar ultraviolet.

Akan tetapi NASA memberikan info baru bila sebenarnya Bulan telah menyediakan tempat khusus bagi manusia untuk membangun tempat-tempat bernaung di daratannya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh NASA menggunakan pesawat luar angkasa LRO, mereka berhasil menemukan ratusan lubang yang bisa dimanfaatkan untuk membangun pangkalan. Total terdapat 200 lubang yang dinyatakan berpotensi untuk dihuni, Daily Mail (17/07).

Lubang-lubang di Bulan

Lubang-lubang di Bulan

Bulan sendiri sebenarnya memiliki jutaan lubang atau sisa kawah yang tersebar di seluruh permukaannya. Tetapi tidak semua cukup dalam untuk mampu melindungi manusia dari serangan radiasi matahari. Para pakar memprediksi bila lubang-lubang yang berdiameter mulai dari 5 hingga 900 meter tersebut muncul akibat tubrukan dari meteor.

NASA menambahkan kemungkinan rencana pendaratan beberapa pesawat luar angkasa untuk meneliti lubang-lubang itu, termasuk mencari tahu isi di dalamnya.

“Sebuah habitat manusia baru bisa ditempatkan pada lubang dengan kedalaman ideal beberapa puluh meter. Tidak hanya melindungi dari sengatan radiasi, tetapi lubang yang sempurna bisa melindungi tempat bernaung manusia dari serangan meteorit kecil yang sering menghantam bulan, debu-debu luar angkasa, termasuk perubahan suhu ekstrim antara siang dan malam akibat tidak adanya atmosfer,” ungkap Robert Wagnet, peneliti dari Universitas Arizona.