EQUITYWORLD FUTURES – Perubahan iklim dapat menyebabkan “pengaruh besar” bagi Tiongkok, mengurangi panen dan merusak lingkungan, demikian diperingatkan ilmuwan iklim terkemuka negara itu.

Zheng Guogang memberikan pernyataan yang jarang dilakukan kepada kantor berita Xinhua bahwa perubahan iklim dapat menjadi “ancaman serius” terhadap berbagai proyek prasarana umum.

Dia mengatakan peningkatan suhu di Tiongkok sudah lebih tinggi daripada rata-rata di dunia.

Tiongkok, penghasil polusi terbesar dunia, menyatakan emisi gas penyebab perubahan iklim akan mencapai puncaknya di tahun 2030.

Meskipun demikian, negara itu tidak menetapkan sasaran khusus bagi pemotongan emisi gas, terutama karbondioksida.

Zheng, pimpinan badan metereologi Tiongkok, mengatakan bahwa pemanasan suhu membuat negaranya menghadapi peningkatan “risiko perubahan dan bencana iklim”.

Dia mengatakan peningkatan suhu di Tiongkok sudah lebih tinggi daripada rata-rata kenaikan dunia dalam seabad ini.

Ini adalah pengakuan yang jarang terjadi dari seorang pejabat Tiongkok, kata wartawan BBC Michael Bristow.

Para pemimpin Tiongkok mengakui kerusakan pemanasan dunia, tetapi mereka biasanya tidak menyatakan skala masalah secara keseluruhan.