EQUITYWORLD FUTURES – Penjualan MPV menengah NAV-1 kini sedang kurang bagus. Dari data wholesale Gaikindo, model rakitan lokal ini hanya terjual dua unit. Dampak kedatangan edisi “facelift” perdana pada Mei lalu hanya bertahan beberapa bulan.

Tahun ini penjualan tertinggi NAV-1 mencapai 101 unit pada Juli, tapi lantas anjlok di bulan-bulan berikutnya. Pada Agustus hanya 61 unit kemudian terjun bebas ke angka 4 unit pada September. Rekaman terakhir pada Oktober hanya mampu terjual 2 unit.

“Karena di harga segitu (NAV-1) bersaing dengan SUV dan sedan,” jelas Widyawati Soedigdo, General Manager Corporate Planning and Public Relation Toyota Astra Motor (TAM) akhir pekan lalu.

NAV-1 ditawarkan dalam dua tipe basis bertransmisi otomatis, G dengan harga Rp 386,6 juta dan V Limited Rp 406 juta. Indikasinya, NAV-1 kalah bersaing dengan saudara sendiri yakni SUV Fortuner (Rp 405 – 515 juta) dan sedan Altis (Rp 381 – 416 juta).

“(NAV-1) Dibuat untuk memenuhi ceruk market yang tidak pernah dimasuki Toyota sebelumnya, jadi ya memang terbatas. Segmennya memang belum berkembang,” tambah Widyawati.

Selain punya kompetisi dengan model Toyota lainnya, di pasaran NAV-1 bersaing langsung dengan Nissan Serena, Mazda Biante, serta pendatang baru Mitsubishi Delica. Segmen ini memang tidak begitu menggairahkan, selama Januari – Oktober 2014 Serena terjual 160 unit per bulan dan Biante 139 unit. Khusus Delica yang baru meluncur pada September lalu baru terjual 67 unit.