EQUITYWORLD FUTURES – Pameran Pekan Raya Indonesia (PRI) akan segera digelar pada Oktober-November 2016.

Perhelatan yang menyajikan multiproduk terbesar ini, akan menggabungkan merek-merek besar dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif.

Oleh sebab itu, menurut event organizer yang menyelenggarakan Pekan Raya Indonesia, PT Mahayana Indonesia Convex, nilai transaksi pada pameran ini diprediksi cukup besar.

“Nilai transaksi bisa Rp 500 miliar. Nilai ini tidak termasuk transaksi besar seperti di otomatif dan properti,” ujar Presiden Direktur PT Mahayana Indonesia Convex Hyang I Mihardja di Hotel Santika, Jakarta, (16/2/2016).

Besarnya nilai transaksi ini, kata Hyang, dikontribusi oleh penjualan multiproduk. Selain itu, PRI juga menyediakan berbagai ragam kuliner dari seluruh Indonesia hingga makanan modern.

Tidak hanya itu, produk-produk lainnya yang juga akan dipamerkan dan dijual dalam PRI yaitu fashion, kebutuhan konsumsi, furnitur, gawai, dan otomotif.

Sampai pertengahan Februari 2016, sudah 25-30 persen perusahaan mendaftarkan diri sebagai peserta PRI.

Dalam gelaran tersebut, hampir seluruh area Hall ICE digunakan. Hall 3 digunakan untuk UKM dan industri kreatif, Hall 3A untuk anak-anak dan pendidikan anak, dan Hall Convention untuk gaya hidup dan fashion.

Sementara Hall 5 untuk barang konsumsi, Hall 6 untuk furnitur, Hall 7 untuk multiproduk, Hall 8 untuk gawai dan IT, sedangkan Hall 9 dan 10 untuk produk otomotif, yaitu mobil dan motor. Adapun ruang terbuka di ICE digunakan untuk panggung hiburan dan kuliner.