EQUITYWORLD FUTURES – Apa perawatan rambut ritual Anda? Masker rambut, creambath, atau hair spa? Sekarang, telah hadir sebuah jenis perawatan rambut yang terbilang ekstrim untuk menangani ujung rambut yang pecah-pecah. Perkenalkanlah… Inovasi teranyar dari Brazil bernama candle cutting.

Candle cutting atau dalam istilah Brazil, velaterapia, sedang menjadi pembicaraan hangat dan tren terbaru di Amerika Serikat. Perawatan membakar rambut menggunakan api lilin ini dipercaya berkhasiat dalam mengatasi ujung rambut yang pecah-pecah dan kering.

Kabarnya, perawatan bakar rambut dengan lilin, merupakan “ajaran” kuno yang dulu sering diterapkan oleh Cleopatra. Pada zamannya, si Ratu Mesir yang cantik tersebut rajin melakukan perawatan ini untuk mendapatkan rambut yang tebal, mudah diatur, dan bersinar.

Cara pembakaran rambut terbilang sederhana. Pertama, atur rambut menjadi beberapa bagian. Kedua, ambil salah satu bagian lalu pelintir. Ketiga, dekatkan api lilin pada rambut sesuai dengan ukuran panjang yang Anda inginkan. Terakhir, tunggu api lilin membakar rambut Anda hingga sisa api padam perlahan di ujung rambut.

Ricardo Gomes, penata rambut profesional dari Maria Bonita Salon di New York, AS, mengaku terkesima dengan hasil akhir dari perawatan bakar rambut dengan lilin menyala. Menurut Gomes, rambut yang rutin dirawat dengan cara tersebut akan terlihat lebih sehat, bercahaya, dan tidak pecah-pecah.

Awalnya, kata Gomes, dia mengenal perawatan tersebut ketika dia pulang kampung ke Brasil lima tahun lalu. Ternyata, velaterapia tengah menjadi tren yang diincar sebagian besar wanita Brasil. Penasaran, Gomes pun tertarik untuk mempelajari teknik velaterapia tersebut.

“Waktu yang dibutuhkan untuk mempelajarinya tidak terlalu lama,” pungkas Gomes. “Saya mempraktekannya ke beberapa teman dan saya langsung menguasai tekniknya,” imbuhnya.

Selanjutnya, Gomes mengembangkan teknik sederhana yang dia pelajari itu dengan perawatan kulit kepala yang intens. “Pada saat lilin itu didekatkan ke rambut, ternyata merangsang kutikula kulit kepala jadi terbuka. Nah, itu saat terbaik untuk memulaskan nutrisi yang kuat untuk menutup kembali kutikula tersebut, supaya pertumbuhan rambut lebih aktif dan rambut pun jadi lebih tebal,” urainya.

Klien Gomes yang rajin menerapkan perawatan ini sudah mencakup para selebriti dan supermodel. Baru-baru ini, supermodel Alessandra Ambrosia mengunggah foto di Instagram, di mana dia terlihat sedang melakukan perawatan velaterapia.

Gomes mengatakan proses perawatan ini membutuhkan waktu dua hingga tiga jam. Rambut yang sering terpapar bahan-bahan kimia, kata Gomes, membutuhkan perawatan velaterapia untuk mengembalikan kekuatan dan kilau rambut secara alamiah.

Namun, apakah sebenarnya perawatan ini terbilang aman dan benar-benar ampuh untuk merangsang pertumbuhan serta mengembalikan kilau rambut? Ternyata, menurut seorang dermatologist, Dr Melissa Piliang, hingga saat ini belum ada penelitian dan riset mengenai velaterapia.

“Sebenarnya cara terbaik untuk mengatasi rambut pecah-pecah adalah dengan melakukan trimming secara reguler,” ujar Dr Piliang dari Cleaveland Clinic.

Berdasarkan penjelasan Dr Piliang, perawatan menggunting ujung rambut setiap delapan minggu sekali, sangat efektif merangsang pertumbuhan rambut agar lebih panjang dan tebal. “Trimming konvensional lebih aman ketimbang Anda membakar rambut dengan api lilin,” tegasnya.

Rambut dan kulit kepala yang sering terekspos dengan suhu panas bukanlah kebiasaan yang baik. “Menata rambut dengan pelurus dan pengritingan elektronik saja tidak baik jika dilakukan setiap hari. Alasannya, tentu saja, suhu panas bisa membuat rambut mati. Hal yang lebih bahaya akan terjadi ketika panas tersebut berasal dari api menyala,” jelas Dr Piliang.

Jadi, apakah Anda tertarik melakukan perawatan rambut dengan lilin menyala atau lebih nyaman melakukan ritual trimming seperti biasa?