EQUITYWORLD FUTURES – Semakin canggihnya gadget seperti smartphone sekarang ini tampaknya semakin mendukung banyak orang untuk dapat melakukan pekerjaan di luar kantor. Kerja lebih cerdas dan bebas tanpa harus di kantor.

International Data Corporation (IDC) melansir data adanya peningkatan tren Bring Your Own Device (BYOD) pada 2015 ini dari 2014 lalu di Asia Pasifik. Berdasarkan hasil riset tersebut perangkat paling banyak digunakan adalah smartphone sebanyak 22,5 persen, lalu notebook 11,7 persen, dan tablet 4,9 persen.

Peningkatan penggunaan gadget tersebut pada akhirnya memicu munculnya gaya baru dalam bekerja; yaitu bekerja di luar kantor. Ya, konsep bekerja di luar kantor saat ini sudah banyak dilegitimasi oleh banyak korporasi. Tak terkecuali bagi pebisnis seperti Anda, tren semacam ini tentu menjadi jalan keluar agar lebih efisien, baik soal waktu dan biaya.

Namun, mungkin, tren bekerja di luar kantor dengan gadget tersebut akan lebih baik lagi jika kantor Anda berbentuk virtual office. Mengapa? Karena, dengan virtual office masalah jauhnya lokasi antara Anda dan klien dapat teratasi sehingga kemungkinan memenuhi janji dengan dua  atau lebih klien dalam satu hari dapat terpenuhi.

www.shutterstock.com Smartphone saat ini lebih banyak digunakan sebagai sahabat bekerja. Tak lagi cuma aksesoris untuk bergaya.

Tak perlu fisik

Virtual office adalah bentuk aplikasi layanan perkantoran dalam format virtual. Cara kerjanya menggunakan sistem online sehingga pemilik virtual office hanya perlu terhubung dengan internet. Mereka dapat melakukan pekerjaan di manapun dengan bantuan komputer, tablet, PC atau smartphone.

Selain itu, virtual office tidak perlu tempat secara fisik sehingga biaya untuk menyewa gedung, maintenance, listrik, transportasi, listrik dan lain-lainnya seperti di kantor konvensional dapat ditekan.

Namun, saat menjalankan virtual office, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

Disiplin mengatur jadwal

Atur semua jadwal yang akan Anda lakukan, baik harian, mingguan, hingga bulanan. Setelah itu, beri tahu rekan kerja dan klien jadwal tersebut. Ini berguna agar mereka dapat mengetahui saat tepat untuk menghubungi dan membuat janji bertemu Anda.

Selain itu, jadwal yang Anda rancang juga membantu orang yang berhubungan dengan Anda, terutama terkait target dan deadline harus menyelesaikan pekerjaan.

Fokus menyesaikan pekerjaan

Atur diri Anda sendiri untuk fokus menyelesaikan pekerjaan. Bekerja di luar kantor punya banyak godaan yang dapat mengalihkan perhatian.

Caranya sederhan. Anda bisa membuat to do list harian di gadget, mulai pagi hingga sore hari. Semua akan tercatat di situ dan akan mengingatkan Anda akan prioritas pekerjaan yang perlu diutamakan terlebih dulu.

Istirahatkan sejenak

Saat bekerja di luar kantor Anda memang tidak memiliki siapa pun untuk berbicara. Sekalipun berbicara, kerap hanya lewat virtual, bahkan tanpa bertemu muka. Tak heran, Anda akan sangat mudah terisolasi secara sosial.

Untuk itu, cobalah beristirahat sejenak dengan sesekali mengajak rekan kerja atau klien Anda bertemu dan membahas hal-hal ringan, bercerita, bahkan berbagi masalah yang sedang Anda hadapi. Tanpa disadari, cara tersebut dapat mendekatkan diri secara personal dengan rekan kerja atau klien Anda.

www.shutterstock.com Virtual office adalah bentuk aplikasi layanan perkantoran dalam format virtual. Cara kerjanya menggunakan sistem online sehingga pemilik virtual office hanya perlu terhubung dengan internet. Mereka dapat melakukan pekerjaan di manapun dengan bantuan komputer, tablet, PC atau smartphone.

Gadget yang mumpuni

Seperti disinggung di atas, smartphone saat ini lebih banyak digunakan sebagai sahabat bekerja. Tak lagi cuma aksesoris untuk bergaya.

Bentuknya yang ringkas, desainnya apik dan multitasking menjadi hal yang menarik perhatian para pebisnis. Sebutlah smartphone yang punya kemampuan melakukan banyak hal dalam satu layar.

Ya, Fitur Multitasking Window memungkinkan Anda melakukan banyak hal dalam satu layar smartphone. Lalu, stylus pada smartphone sebagai pengganti pulpen yang akan membantu Anda saat harus membubuhkan tanda tangan di email perjanjian kesepakatan.

Nah, satu lagi yang tak kalah penting adalah terbacanya setiap notifikasi. Notifikasi ini menjadi penting. Pasalnya, sebagai pebisnis, Anda harus siap menerima serbuan notifikasi dimana pun dan kapan saja. Bukan lagi notifikasi di media sosial, tapi notifikasi tersebut merupakan kabar kesepakatan bisnis atau kabar tentang pasar bursa pada hari itu.