EQUITYWORLD FUTURES – Umat Kristiani di Sulawesi Utara sejak Jumat (3/4/2015) subuh berbondong-bondong mendatangi ribuan gereja yang tersebar di seluruh wilayah itu untuk mengikuti ibadah Jumat Agung sebagai peringatan akan wafatnya Yesus Kristus.

Beberapa gereja yang mempunyai anggota jemaat dalam jumlah besar menggelar ibadah Jumat Agung dalam beberapa sesi, mulai pukul 05.00 WITA, pukul 09.00 WITA dan setelah itu menggelar perjamuan kudus yang juga dibagi dalam beberapa sesi.

“Ini merupakan sebuah peringatan yang penting bagi kami, karena Yesus telah mati di kayu salib menebus dosa-dosa umatnya. Wajib bagi kami untuk datang ke gereja mengikuti ibadah dan sesudah itu mengikuti perjamuan kudus,” ujar Hana, warga Tateli, Minahasa.

Malam sebelumnya, ribuan jemaat Katolik memadati Gereja Katedral Hati Tersuci Maria Manado yang menggelar misa Kamis Putih pada Kamis (2/4/2015) malam kemarin.

Ibadah yang dimulai pukul 19.30 Wita itu dipimpin oleh Pastor Agus Sumarauw Pr yang dalam khotbahnya mengingatkan para jemaat akan pentingnya meneladani pengorbanan dan kesabaran Kristus.

“Sangat penting untuk menjadikan keteladanan Kristus sebagai inspirasi kita dalam mengasihi semua orang,” seru Pastor Agus.

Tak lupa juga Pastor Agus menghimbau kepada para pemimpin masyarakat untuk selalu setia menjunjung tinggi perkataan suci Yesus dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat.

“Bagi para pemimpin masyarakat, hendaknya selalu mendasari tugas pelayanannya dengan Sabda Yesus demi keselamatan umat”, Imbau Pastor Agus.

Selain di Katredal, sejumlah gereja Protestan di Manado, Tondano, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Tomohon juga menggelar kegiatan berupa prosesi pawai obor yang menggelingi wilayah sekitar jemaat berada.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Sunarto saat ditemui usai memimpin apel pengamanan malam Paskah di halaman Markas Polresta Manado mengatakan bahwa sebanyak 300 personel diturunkan dalam rangka pengamanan jalannya kegiatan malam Jumat Agung di Manado.