EQUITYWORLD FUTURES – Wacana pembentukan polisi parlemen dinilai akan menjauhkan anggota DPR yang merupakan wakil rakyat dengan rakyatnya. Pengamat politik Nico Harjanto mengatakan, wacana ini seharusnya tak perlu digulirkan.

“Kalau wakil rakyat memang mewakili rakyat, kenapa mereka (anggota Dewan) harus takut sama rakyat?” ujar Nico, saat ditemui di Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Menurut Nico, daripada membentuk polisi parlemen, sebaiknya DPR membentuk tim penyelidik internal yang bertugas mengawasi anggota Dewan. Penyelidik ini akan menginvestigasi anggota Dewan yang melakukan tindakan tercela dan bertentangan dengan tata tertib DPR.
Polisi parlemen

Wacana pembentukan polisi parlemen ini telah dibahas Wakapolri Komjen Badrodin Haiti dengan sejumlah Pimpinan DPR. Keberadaan polisi parlemen seperti di negara-negara lain dinilai berperan agar penataan dan pengaturan keamanan di kompleks parlemen lebih efektif, termasuk mengantisipasi ancaman dan teror yang mungkin muncul terhadap anggota DPR.

Berdasarkan draf dokumen Desain dan Konsep Usulan Parliamentary Police (Polisi Parlemen) yang didapat Kompas.com, pimpinan tertinggi Polisi Parlemen nantinya akan diisi Direktur Polisi Parlemen yang dijabat oleh anggota Polri berpangkat Brigadir Jenderal Polisi. Direktur dibantu oleh dua unsur pembantu pimpinan, yakni Kasubagrenmin dan Kasubagbinops. Kepalanya dijabat polisi berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombespol).

Polisi parlemen membutuhkan 1.194 personel, dari tingkatan direktur tingkat bawah. Polisi Parlemen ini juga akan diberikan berbagai fasilitas, mulai dari kantor, hingga mess atau asrama personel.

Polisi Parlemen ini juga akan dibekali alat pemadam api ringan sebanyak 60 buah. Mereka juga dibekali dengan senjata, yakni senjata api berlaras pendek sebanyak 250 unit dan berlaras panjang sebanyak 100 unit. Selain itu, para pimpinan di Polisi Parlemen ini juga akan diberi rumah dinas. Ada 130 rumah dinas yang direncanakan untuk dianggarkan. Termasuk golf car sebanyak 7 unit, sepeda gunung 20 unit, dan berbagai peralatan lainnya dalam menjalankan tugas pengamanan.