Warga Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dihebohkan dengan temuan seekor bulus raksasa. Bulus dengan berat sekitar 50 kilogram itu ditemukan warga di sekitar bantaran Sungai Bangkong di Dusun Ngentak, Desa tersebut.

Bulus ditemukan di jalur Magelang-Jogjakarta tepatnya di bawah Jembatan Bangkong yang saat ini tengah dalam proses perbaikan.

Dari informasi yang dihimpun merdeka.com Selasa (16/9), proses penemuan bulus raksasa itu bermula ketika Jembatan Bangkong tengah diperbaiki untuk ditinggikan. Warga yang hendak mandi di sungai itu, tanpa sengaja pada Senin (15/9) sore melihat bulus sekitar sore hari.

Setelah mengetahui ada bulus, maka warga kemudian mengabarkannya ke warga lain. Baru kemudian, bulus itu bisa diangkat ke permukaan dengan bantuan 3 warga karena saking besar dan beratnya bulus jumbo tersebut.

“Awal mulanya ketika ada warga yang hendak mandi ke sungai. Tiba-tiba melihat bulus raksasa itu,” ujar warga sekitar Nurwan (55) kepada merdeka.com Selasa (16/9) .

Setelah berhasil diangkat, bulus itu memiliki berat 50 Kg, panjang badannya mencapai 1 meter, dan lebarnya hingga 53 cm. Tidak ada yang tahu persis umur dari bulus tersebut.

Namun, warga mengira usianya sudah mencapai ratusan tahun. Kini hewan tersebut ditempatkan di sebuah kolam buatan berukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter di rumah milik Sugeng (46).

Mendengar kabar itupun, ratusan warga sekitar berdatangan untuk menyaksikan lebih dekat hewan langka tersebut. Rencananya bulus itu akan dijual jika ada peminat yang akan membeli. Namun jika tidak ada yang membeli bulus itu akan dipelihara dan dijadikan koleksi.

“Selama dua pekan ini, sudah ratusan warga yang melihat langsung bulus tersebut. Mereka datang dari desa sekitar dan warga luar daerah,” jelas Nurwan.

Pemilik rumah Sugeng mengatakan, warga yang melihat langsung itu datang dari Kecamatan Candimulyo dan sekitar Muntilan. Bahkan ada juga yang sengaja datang dari Yogyakarta. Mereka yang melihat tidak dipungut biaya. Hanya saja para pengunjung diimbau untuk mengisi kotak yang dipasang dipintu masuk seiklasnya.

“Untuk sementara waktu, kita belum mengetahui bulus ini mau dijual atau bagaimana. Warga sepakat taruh di sini dulu,” tuturnya.

Menurut dugaan warga bulus ini naik ke permukaan diduga stres akibat habitatnya di bawah jembatan kali bangkong dirusak. Itu menyusul aktivitas perbaikan jembatan tersebut.