EQUITYWORLD FUTURES – Nuansa serba ungu menyambut para peserta “Jelajah Sepeda Kompas” ketika mulai memasuki Kecamatan Tanah Grogot, Paser. Warna ungu melapisi hampir semua bagian bangunan, menara, jembatan, hingga trotoar jalan. Para peserta merasa warna ungu ini sebagai hiburan tersendiri. Tanah Grogot sendiri merupakan ibu kota Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

“Warna ungunya lucu. Kotanya jadi cantik. Pas masuk Paser jadi senang. Segar melihatnya. Jadi lebih berwarna,” kata salah satu pesepeda perempuan pada “Jelajah Sepeda Kompas Banjarmasin-Balikpapan”, Intan Ungaling Dian kepada KompasTravel saat baru tiba di Paser, Kamis (7/6/2015).

Namun, ia mengakui tak merasa heran dengan warna kota yang mendominasi. “Tidak aneh sih. Soalnya di India juga ada. Yang warnanya pink. Pink City (Jaipur) namanya,” ucapnya sambil tertawa.

Sebelum tiba di penginapan, para peserta pun beristirahat di sebuah masjid yang juga berwarna ungu. Masjid tersebut bernama Masjid Agung Nurul Falah yang terletak di Jalan R. Soeprapto. Para peserta juga menyempatkan untuk berfoto di tempat ibadah umat muslim ini. Salah satu pengelola Mesjid Agung Nurul Falah, Taharuddin mengatakan bahwa bangunan berwarna ungu karena kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Passer.

Menurutnya, pemerintah setempat ingin fasilitas-fasilitas umum berwarna ungu. Pantauan KompasTravel, bangunan sekolah mulai dari tingkat dasar hingga atas juga berwarna ungu. Warna ungu juga menghiasi gapura-gapura di pintu masuk kelurahan. Tiang-tiang listrik dan tembok-tembok di sepanjang jalan pun berwarna ungu.

Etape 4 “Jelajah Sepeda Kompas” yang dimulai dari Batu Kajang dan berakhir di Tanah Grogot ini merupakan jarak tempuh terpendek dibandingkan etape sebelumnya. Etape 4 Batu Kajang-Tanah Grogot menempuh jarak sejauh 70 kilometer. Sebelumnya pada Etape 3 para peserta “Jelajah Sepeda Kompas” dimulai dari Tanjung dan berakhir di Batu Kajang.