PT. EQUITYWORLD FUTURES – Yen menuju reli mingguan terbesar sejak Juli seiring para pedagang berspekulasi Bank of Japan tidak memiliki amunisi untuk menerapkan keleluasaan yang signifikan pada kebijakan moneter.

Perbedaan pendapat terlihat, dengan Goldman Sachs Group Inc tetap memiliki pandangan untuk penurunan mata uang Jepang. Sekalipun demikian, yen menyentuh level terkuat dalam sebulan minggu ini seiring BOJ mengumumkan akan menargetkan bentuk kurva yield obligasi pemerintah Jepang daripada berfokus pada penambahan jumlah uang beredar pada Rabu lalu.

Yen melemah 0,3 persen ke level 101,03 per dolar pada pukul 02:16 siang waktu New York, sementara naik 1,3 persen secara mingguan yang masih tercatat sebagai kenaikan terbesar sejak 29 Juli. Mata uang negeri sakura ini naik ke level 100,10 pada hari Kamis, berada di posisi terdekat untuk melewati ambang 100 sejak Agustus. Yen menjadi pemain terbaik di antara yang rekan-rekannya dalam Grup 10 tahun ini, dengan melambung sebesar 19 persen terhadap dolar AS.

EQUITYWORLD FUTURES Yen menuju reli mingguan terbesar sejak Juli seiring para pedagang berspekulasi Bank of Japan tidak memiliki amunisi untuk menerapkan keleluasaan yang signifikan pada kebijakan moneter.

Perbedaan pendapat terlihat, dengan Goldman Sachs Group Inc tetap memiliki pandangan untuk penurunan mata uang Jepang. Sekalipun demikian, yen menyentuh level terkuat dalam sebulan minggu ini seiring BOJ mengumumkan akan menargetkan bentuk kurva yield obligasi pemerintah Jepang daripada berfokus pada penambahan jumlah uang beredar pada Rabu lalu.

Yen melemah 0,3 persen ke level 101,03 per dolar pada pukul 02:16 siang waktu New York, sementara naik 1,3 persen secara mingguan yang masih tercatat sebagai kenaikan terbesar sejak 29 Juli. Mata uang negeri sakura ini naik ke level 100,10 pada hari Kamis, berada di posisi terdekat untuk melewati ambang 100 sejak Agustus. Yen menjadi pemain terbaik di antara yang rekan-rekannya dalam Grup 10 tahun ini, dengan melambung sebesar 19 persen terhadap dolar AS. – Equity world Futures

Sumber: Bloomberg