EQUITYWORLD FUTURES – Yen, satu-satunya mata uang utama yang telah menguat terhadap dolar sejak referendum Brexit Inggris, naik ke level yang menunjukkan hal itu mungkin telah bergerak terlalu jauh, terlalu cepat.

Pengaruh buruk pasca kejutan Pemilu Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa telah menyebar hingga pasar global dengan meningkatnya permintaan untuk aset haven seperti obligasi pemerintah dan emas. Kenaikan yen diatas 100 per dolar meningkatkan kemungkinan intervensi, menurut Sumitomo Mitsui Banking Corp.

Mata uang Jepang, yang sering dibeli pada saat terjadi gejolak, menyentuh level tertinggi dalam 32-bulan terhadap greenback pada hari Jumat setelah hasil pemilihan suara. Yen naik 0,3 persen menjadi 101,68 pada pukul 09:57 pagi di Tokyo. Pound sedikit berubah di $ 1,3222 setelah terjun 11 persen dalam dua sesi sebelumnya. Menyentuh level terendah dalam tiga dekade di level $ 1,3121 pada hari Senin. Sementara euro sedikit berubah pada $ 1,1021 setelah turun 0,8 persen.

Pengaruh buruk pasca kejutan Pemilu Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa telah menyebar hingga pasar global dengan meningkatnya permintaan untuk aset haven seperti obligasi pemerintah dan emas. Kenaikan yen diatas 100 per dolar meningkatkan kemungkinan intervensi, menurut Sumitomo Mitsui Banking Corp.

Mata uang Jepang, yang sering dibeli pada saat terjadi gejolak, menyentuh level tertinggi dalam 32-bulan terhadap greenback pada hari Jumat setelah hasil pemilihan suara. Yen naik 0,3 persen menjadi 101,68 pada pukul 09:57 pagi di Tokyo. Pound sedikit berubah di $ 1,3222 setelah terjun 11 persen dalam dua sesi sebelumnya. Menyentuh level terendah dalam tiga dekade di level $ 1,3121 pada hari Senin. Sementara euro sedikit berubah pada $ 1,1021 setelah turun 0,8 persen. – Equity world Futures